Tema 1: Tips dan Trik Menembus Artikel Scopus Bagi Dosen by Hendra Riofita, M.M.
Tema 2: Persamaan Persepsi Penelitian R&D by Dr. Aramudin, S.Pd., M.Pd.
Menembus Batas Akademik: Menuju Jurnal Bereputasi dan Inovasi Metodologi
Dunia akademik hari ini bukan lagi sekadar ruang kelas dan transfer ilmu, melainkan panggung global yang menuntut kontribusi nyata melalui riset dan publikasi. Menyadari tantangan tersebut, kolaborasi hebat antara program studi Pendidikan Geografi, Pendidikan IPS, dan Pendidikan Ekonomi FTK UIN Suska Riau menghadirkan sebuah simposium ilmu yang transformatif.
Menaklukkan Scopus: Bukan Sekadar Mimpi
Bagi seorang dosen, indeks Scopus seringkali dianggap sebagai “benteng” yang sulit ditembus. Namun, melalui sesi bersama Hendra Riofita, M.M., narasi yang dibangun bukan lagi tentang rasa takut, melainkan tentang strategi.
Beliau membedah tips dan trik pragmatis—mulai dari cara membidik jurnal yang tepat, menjaga konsistensi argumentasi, hingga memahami “selera” editor internasional. Pesannya jelas: Publikasi bereputasi adalah hasil dari ketekunan yang terukur, bukan sekadar keberuntungan.
Menyatukan Langkah dalam Riset R&D
Sejalan dengan semangat inovasi, Dr. Aramudin, S.Pd., M.Pd. hadir untuk menyelaraskan frekuensi mengenai penelitian Research and Development (R&D). Dalam dunia pendidikan, R&D adalah jembatan antara teori dan solusi praktis di lapangan.
Sesi ini bertujuan untuk membangun Persamaan Persepsi agar setiap peneliti memiliki standar kualitas yang sama dalam mengembangkan produk pendidikan yang valid, praktis, dan efektif. Kesamaan visi ini penting agar luaran penelitian dosen UIN Suska Riau tidak hanya berhenti di perpustakaan, tetapi menjadi solusi nyata bagi dunia pendidikan.


Kegiatan yang ditaja oleh tiga program studi ini adalah bukti nyata bahwa interdisipliner adalah kunci kemajuan. Ketika Geografi, IPS, dan Ekonomi bersatu, sudut pandang penelitian menjadi lebih kaya dan relevan dengan dinamika sosial masyarakat saat ini.
“Seorang akademisi hebat tidak hanya dilihat dari seberapa banyak ia membaca, tapi dari seberapa besar dampaknya bagi dunia melalui tulisan dan karya inovatifnya.”
Seminar ini bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan sebuah momentum kebangkitan intelektual bagi para dosen FTK UIN Suska Riau untuk terus melaju, mendunia, dan memberikan kontribusi terbaik bagi umat dan bangsa.
