Kejar KTW Percepatan, HMPS Pendidikan Geografi Lakukan Workshop Penelitian

Sebagai program studi baru di lingkungan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Program Studi Pendidikan Geografi terus membenahi aspek dasar program studi. Setidaknya setelah lebih kurang 4 tahun berjalan, target pencapaian kelulusan tepat waktu (KTW) masih menjadi tujuan utama di samping aspek peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Upaya ini didukung penuh oleh seluruh civitas akademika program studi, termasuk mahasiswa sebagai ujung tombak sekaligus sasaran dari target ini.

Upaya mahasiswa Pendidikan Geografi mencapai target kelulusan tepat waktu (KTW) diwujudkan melalui kegiatan Workshop Penelitian untuk Penyelesaian Tugas Akhir bagi Mahasiswa Pendidikan Geografi yang ditaja oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Geografi pada senin, 14 Februari 2022. Melalui sambutannya, Dr. Muslim, M.Ag, Ketua Program Studi Pendidikan Geografi menyampaikan bahwa apresiasi terhadap semangat mahasiswa untuk segera menyelesaikan pendidikan tepat waktu kalau bisa semester 7. Bahkan, Dr. Muslim, M.Ag. mengapresiasi semua panitia kegiatan yang menggunakan pakaian batik, pertanda bahwa mahasiswa sudah siap untuk mengejar target tersebut dan tidak sabar untuk segera masuk dunia kerja.

Sementara Wakil Dekan 3 Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau Dr. Amirah Diniyati, M.Pd mengatakan bahwa HMPS Pendidikan Geografi merupakan himpunan mahasiswa pertama di fakultas yang melakukan kegiatan kemahasiswaan berbasis akademik pada semester ini. Beliau juga menyampaikan tantangan agar bisa memecahkan rekor tamat 7 semester yang saat ini di Pendidikan Geografi baru 5 orang, sementara di Program Studi Bahasa Arab sebanyak 10 orang mahasiswa berhasil menyelesaikan studi dalam 7 semester dengan nilai cumlaude. Tantangan ini tentu menjadi percikan pemantik semangat sekaligus tantang luar biasa bagi mahasiswa Pendidikan Geografi.

Kegiatan ini sendiri menghadirkan narasumber dari Program Pasca-Sarjana Pendidikan Bahasa Inggris Bapak Dr. Bukhori, M.Pd. yang sangat konsen terhadap metodologi penelitian terutama metodologi penelitian pendidikan. Pada pembukaan materinya, Dr. Bukhori, M.Pd langsung memancing mahasiswa semester 4 dan 6 ini untuk menentukan dan memilih apakah “judul lebih dahulu” atau “masalah lebih dahulu”. Pertanyaan tentu tidak sembarang diberi akan tetapi memiliki konsekuensi terhadap respon lanjutan, karena jika mahasiswa memilih “masalah lebih dahulu” maka mahasiswa diberikan pertanyaan lanjutan, tentang bagaimana mengetahui bahwa sesuatu itu masalah. Pancingan-pancingan ini membuat mahasiswa terbuka untuk memahami aspek paling dasar dalam penelitian namun paling rumit untuk difahami yakni “masalah”.

Penyampaian yang menarik, dialog yang terbuka antara mahasiswa dan pemateri membuat suasana workshop ini menjadi begitu interaktif dan menyenangkan. Mahasiswa yang sudah dibagi ke dalam kelompok-kelompok tipe riset duduk berdasarkan kelompok yang diinginkan. Kelompok ini dibagi menjadi kelompok riset eksperimen, korelasional, deskriptif, dan sebagainya. Kegiatan berlangsung penuh selama satu hari dimana di akhir sesi, mahasiswa secara berkelompok diminta membuat satu rancangan proposal penelitian.*

 

About Hendra Saputra

Check Also

Mengapa Terjadi Gempa di Pasaman Barat dan Benarkah Diikuti Liquifaksi?

Jum’at pagi (25/02/2022) masyarakat di tiga Provinsi yakni Sumatera Barat, Riau, dan Sumatera Utara dikejutkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Solve : *
9 + 25 =